| | LATAR BELAKANG Orde reformasi sebagai antitesis Orde Baru seolah berjalan tanpa ruh atau jiwa. Jika demokrasi diandaikan punya dua kaki, demokrasi Indonesia sepanjang 10 tahun reformasi hanya dipenuhi oleh hiruk pikuk kebebasan (civil liberties) dan penerapan kelembagaan parlementarisme modern. Masih berkutat pada demokrasi prosedural, yang sering menyisihkan substansi—yang lebih menampakkan raison d'etre dari kehadiran Indonesia sebagai bangsa dan negara. Nilai-nilai yang menjadi jiwa demokrasi (civic culture) itu sendiri, seperti keadilan, inklusivisme, pluralisme, persamaan, kesetaraan, toleransi, dan trust (rasa percaya) pada sesama warga, belum lagi tumbuh atau tepatnya tidak ditumbuhkan secara sadar. Kekerasan dan unjuk rasa yang anarkhis masih kerap digunakan oleh pihak-pihak yang “kecewa” untuk meneguhkan eksistensi kelompoknya. Penegakan hukum masih mengenal diskriminasi sosial, tebang pilih, sehingga tidak memberi efek jera yang dibutuhkan untuk memangkas perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang absolut dan menjadi musuh utama gerakan reformasi 1998. Di sisi lain, pelaku politik cetakan Orde Baru yang terkenal korup, nepotis dan kolusif itu masih menguasai panggung utama demokrasi di orde reformasi. Pada saat yang sama aktor-aktor muda yang muncul, baik di pusat maupun di daerah, tidak menunjukan etika politik dan idealisme perjuangan yang sangat diperlukan untuk perbaikan kehidupan bangsa dan negara. Para pendatang baru ini malah ikut dalam arus demokrasi yang kini masih dikuasi kekuatan modal dan money politics. Untuk itulah, usaha untuk membangun kehidupan demokrasi yang bermoral dan beretika dan bertanggung jawab kepada warga negara, termasuk pemajuan dan peningkatan kualitas kepemimpin lokal, perlu disegerakan. THE FATWA CENTER (TFC) Didirikan oleh A.M. Fatwa pada tanggal 10 Januari 2008 Masehi, bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1429 Hijriah, tFC dibentuk untuk melembagakan amal jariah politik dan legacy pendirinya. Lembaga ini bersifat independen dan nirlaba, serta bergerak di wilayah nasional dan internasional. Visi tFC adalah menjadi pusat kajian dan amal jariah di bidang politik, demokrasi, dan kemanusiaan yang terpercaya berlandaskan religi, moral, etika, pluralisme, serta bersifat inklusif dan independen. Misi. Perhatian utama tFC adalah membangun jaringan politisi-politisi muda yang beretika dan amanah, antara lain melalui program pelatihan kepemimpinan lokal. Selain itu, tFC juga bekerja untuk: (a) membangun konsep dan pencerahan tentang kemanusiaan, politik, termasuk ekonomi politik, dan demokrasi yang bermoral/beretika serta konstitusional (berlandaskan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945); (b) menyebarkan pemikiran-pemikiran dalam bentuk tulisan dan sarana lain untuk pengembangan pemikiran politik, demokrasi, dan kemanusiaan; serta (c) melakukan kajian tentang problema-problema aktual dalam masyarakat dan bangsa. Aktivitas. Untuk itu, tFC akan menyelenggarakan seminar, pelatihan dan workshop sesuai visi-misinya tersebut, di samping melakukan kajian, riset, dan survei opini publik, serta menerbitkan buku, bulletin, monografi, dan policy paper sebagai sarana sosialisasi konsep, produk kajian, dan aktivitasnya. Lembaga juga berencana memberikan beasiswa dalam rangka pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan melembagakan legacy pendirinya. Sasaran utama dari aktivitas tFC adalah memberikan pengaruh terhadap pembuat kebijakan dan pelaku politik, yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat; terciptanya perilaku pelaku politik yang bermartabat, berkeadaban, transparan, dan akuntabel; tersosialisasikannya konsep-konsep kemanusiaan, politik, dan demokrasi konstitusional yang bermoral/beretika; serta tersiarnya wacana dan pemikiran bagi peningkatan kualitas kepemimpinan lokal yang berbasis pada pemajuan masyarakat dan kemaslahatan Indonesia. Agenda tersebut dipandang urgent oleh tFC dalam penyelamatan kehidupan politik, kebangsaan, dan kenegaraan Indonesia di era reformasi yang demokratis demi kesejahteraan rakyat. Semua aktivitas tFC dikerjakan dalam suasana nilai inti (core values) berupa integritas dan moralitas, kepedulian, kejujuran, dan tanggung jawab. LOGO Logo tFC adalah delapan putaran cahaya yang tidak searah jarum jam, berwarna biru tua dan merah hati, dengan warna kuning emas di pusat putaran. Logo ini melambangkan keragaman, dinamika, kesinambungan, kebijaksanaan, pencerahan kehidupan, integritas, konsistensi, dan keberanian. PENGURUS TFC Organisasi the Fatwa Center (tFC) digerakkan oleh pengurus, yang mendapat support dari Konsultan Ahli dan Associate Members, sebagai berikut:
| Pendiri/Ketua | : | A.M. Fatwa | | Konsultan Ahli/Penasihat | : | Prof. Dr. Azyumardi Azra; Prof. Dr. H. Sukamdani Sahid Gitosardjono; Prof. Dr. dr. Tarmizi Taher, Laksda TNI (Purn.); Prof. H. Bismar Siregar, SH, CB.Arb.; Prof. Dr. Yahya Muhaimin; Prof. Dr. Ryaas Rasyid, MA; Prof. Dr. Farouk Muhammad, Irjen Pol. (Purn.); Prof. Dr. H.M. Laica Marzuki, SH; Prof. Dr. Moh. Mahfud M.D.; Prof. Dr. Anwar Arifin, SIP, DIDS; Prof. Drs. H. Rustam E. Tamburaka, MA, Ph.D.; Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun, SH, MH; Prof. Dr. Didiek J. Rachbini; Prof. Dr. Wila Chandrawila Supriadi, SH; Prof. Dr. Priyatna Abdurrasyid, SH; Prof. Dr. Laode M. Kamaluddin; Prof. Dr. Ir. M. Amin Aziz; Prof. Dr. Nazaruddin Syamsuddin; Dr. Hj. B.R.A. Mooryati Soedibyo; E.E. Mangindaan, Letjen TNI (Purn.); Kuntara Letjen TNI (Purn.); A.A. Kustia, Laksda TNI (Purn.); H. Max Mulyadi Supangkat; Dr. Chusnul Mar’iyah; Dra. Khofifah Indarparawansa; Dr. Harry Azhar Azis, MA; Dr. Ahmad Farhan Hamid, MS; Soeripto, SH; Dr. H. Idham, SH, M.Kn.; Dr. Happy Bone Zulkarnaen, MS; Dr. Hakim Sorimuda Pohan, Sp.OG; Ir. Salahudin Wahid; Dahlan Iskan; Denny Kailimang, SH, MH; Drs. M. Habib Chirzin; Drs. H. Hassanuddin Massaile, Bc.Ip; H.M. Alwi Hamu; Dr. (HC). Ary Ginanjar Agustian; Dr. Hariry Hadi; Dr. John N. Palinggi; Dr. Ir. Mohammad Jafar Hafsah; Ir. Ws. Budi Santoso Tanuwibowo, MM; Fadli Zon, S.S., M.Sc.; Dr. Yudi Latief. | | Pengawas | : | Dr. Rosye Anggela Liu; Moses Da Silva, SH; Rizalulhaq Fatwa, S.Si. | | Direktur Eksekutif | : | Dr. Abdoel Fattah, MM | | Dewan Direktur | : | Drs. A. Bakir Ihsan, M.Si.; Ir. A. Riza Patria; Saripudin H.A..; Mohammad Nasih, S.Th.I, M.Si.; Dra. Nina Mardiana, M.Ed.; Rizaluddin Kurniawan, S.Ag., M.Si. | | Sekretaris Eksekutif | : | Saripudin H.A.
| | Bendahara | : | Aryanthi Baramuli Putri, SH, MH; Drs. Suwardjo, M.Si. | | Associate Members | :
| Dr (C). Aliyah Hamka; Dr. Leila Mona Ganiem, S.Pd., M.Si.; Dr. Suprawito, M.Si.; Dr. Lely Arrianie, M.Si.; Dr. M. Darwis Hude, M.Si.; Dr. Ryad Chairil, M.Sc., M.Eng.; Dr. H. Shobahussurur, MA; Dr. Siti Nurbaya; Angelina Sondakh, SE; Drs. Boy M.W. Saul; Drs. Dedy Djamaluddin Malik, M.Si.; Gregorius Seto Harianto; Drs. Hadimulyo, M.Sc.; Dra. Lena Maryana Mukti; Drs. H. Lukman Hakiem; Ir. M. Fanshurullah Asa, MT; Ir. H.M. Yusuf Pardamean Nasution; Ir. Marwan Batubara, M..Sc.; Hj. Nidalia Dj. Makki; Nur Syamsi Nurlan, SH; Nurmawati D. Bantilan, SE; Drs. H.A. Rusly Biki; A. Budimansyah, SE; Drs. A. Zawawi Mubarrak; dr. Aad Harharah, MHA, FS; Abdul Rohim Ghazali, M.Si.; Agnes N. Maison, B.Sc.; Ali Akbar, S.Kom.; Amir Jawas; Amy Atmanto Ibrahim, BA; Andi Rudi; Anton Syafriuni, SIP, M.Si.; Aries Mufti, SE, MH; H. Arman Salim; H. Armond Ranti; Awad Bahasoan; Azrul Tanjung, SE, M.Si.; Azwan, BBM, MBA; Azwar Husin; Bakhtiar Rakhman; Bim Latumeten; Cut Putri; Dara Irliana, ST; Dessy Lovita, SE; Dian Assafri, SH; Drs. H. Djabir Chaidir Fadhil; Drs. Eddy Lembong, Pharm; Hamid Husein, SH; Drs. Hartono; Herman Kadir, SH, MH; Ikranegara; Ikrar Fatahillah Fatwa, SH; Imam Hermanto, SE; J. Michael Ch.; Javerina; Drs. Jusuf Djamal; Krishnan Moeljono, MA; Drs. M. Anda Hakim, SH, MH, MBL; H.M. Deddy Julianto; M. Djauhari; M. Fuad Nasar, S.Sos.; M. Nurkholis Ridwan, Lc; M. Rizal Prajna Fatawi, SH, MH; M. Saiful Hadi; Drs. M. Saleh Mude, M.Hum.; Drs. Mansyur M. Ilyas; Ir. Miranty Abidin; Ir. Martunus Haris; Masud H.M.N., MM; Moch. Irfan, SH, MH; Muhammad Syafrudin, ST; Muhammad Tarigan, SE; Drs. M. Natsir Zubaidi; dr. Nova Riyanti Yusuf; Poerwanto Soewadji, SE; Drs. H.R. Agus Basri; Ir. Rahman Mangussara; Ratih D. Adiputri, MIS; Ratih Sanggarwati; Ir. Rifda Ammarina; Saleh Husin, SE, M.Si.; Dra. Hj. Sofiati Mukadi; Ir. Surita Sitepu; Ummu Kalsum, SH; dr. Widya Murni, MD; Wiyanti Tjiputra; Drs. Yayat W. Herianto, MM; Yulia T.H. Bachar, SE. | | | | |
DANA Dana tFC diperoleh dari sumbangan para pendiri dan pengurus, serta simpatisan. Masyarakat umum dapat menyalurkan dana sosialnya untuk membantu kegiatan-kegiatan tFC melalui rekening bank di bawah ini:
| Account no. | : | 1111000005 | | Bank | : | Bank BCA KCP Penjernihan, Jakarta Pusat |
| |